Selasa, 17 Januari 2012

HAI, KAMU !


Luka-luka di dalam lembaga,

intaian keangkuhan kekerdilan jiwa,

noda di dalam pergaulan antar manusia,

duduk di dalam kemacetan angan-angan.

Aku berontak dengan memandang cakrawala.

Jari-jari waktu menggamitku.

Aku menyimak kepada arus kali.

Lagu margasatwa agak mereda.

Indahnya ketenangan turun ke hatiku.

Lepas sudah himpitan-himpitan yang mengekangku.

WS. Rendra
Jakarta, 29 Pebruari 1978

Potret Pembangunan dalam Puisi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar